Ingin saya menjadi sahabat Anda..?

Dalam hidup ini kita perlu punya sahabat. Sahabat yang bisa kita ajak berbincang tentang apa saja. Bertukar pikir, bertukar ilmu, bertukar wawasan ataupun pengalaman. Tapi bukan bertukar pasangan suami, atau isteri. Naudzubillahimindzalik !

Kebutuhan manusia bukan sekedar butuh materi,makan,minum,kedudukan, pakaian dan perhiasan, namun eksistensi dirilah yang paling dibutuhkan. Pengakuan bahwa dirinya, keberadaannya dibutuhkan oleh orang lain, diakui oleh orang lain, itulah yang sering membuat seseorang merasa bahagia.

Seorang laki-laki kaya, istri cantik, rumah mewah,mobil yang berkelas, harta bertumpuk, namun ia tidak merasakan kebahagian dalam dirinya. Mengapa? Usut punya usut karena ia sebagai kepala keluarga merasa tidak dihargai oleh isterinya, tidak dihormati oleh anak-anaknya, meskipun ia telah membanting tulang dengan seluruh jiwa raganya untuk keluarga.

Isterinya dibelikannya mobil mewah hanya mengucapkan terima kasih sekedar basa-basi, tiap bulan anaknya yang diluar negeri dikirimnya uang yang lebih dari cukup untuk kebutuhan kuliahnya, namun tidak pernah menyapanya melalui telpon kalau ia tidak mendahuluinya menelpone anaknya. Seolah semuanya suatu mekanisme rutinitas yang tidak ada artinya.

Ia justru merasakan kesejukan setiap pulang selalu disapa oleh Pak Min tukang kebunnya. Apabila ia pulang terlambat selalu ditanyanya mengapa, meski dengan pertanyaan yang sepotong-sepotong mungkin karena keseganan Pak Min kepada dirinya. Ia memakluminya. Tidak demikian dengan isteri dan anak-anaknya yang masa bodoh kepada dirinya.

Ia selalu senang setiap kali ia pulang terlambat Pak Min menyapanya, “Pak kok malam pulangnya?” atau dilain waktu ketika ia pulang awal karena dikantor tidak ada pekerjaan ekstra Pak Min bertanya, “Tumben pulang gasik Pak?

Laki-laki kaya ini hidupnya kesepian, karena tidak terjalin silaturahmi atau komunikasi yang baik dengan seluruh anggota keluarganya. Masing-masing sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri sehingga terlupakan membina hubungan baik atau saling memperhatikan antar anggota keluarga.

Akibatnya menjadi  “miss communication”  kesalah pahaman antara masing-masingnya. Ini merupakan pemandangan yang seringkali kita dapatkan dikota-kota besar dimana semua dituntut untuk segalanya survive, sukses, dalam persaingan yang ketat dalam hidup, sehingga melupakan sendi-sendi kebahagiaan.

Lain dengan di kota-kota kecil atau dipedesaan, dimana nilai-nilai kegotongroyongan, kebersamaan, perhatian satu sama lain masih dijunjung tinggi. Indah sekali kehidupan seperti ini..Mereka masih peduli dengan keadaan orang lain. Ada tetangga yang susah mereka tergopoh-gopoh mengulurkan tangan.

Loh judul tulisan kok lain dengan isinya ya?

Ini sebagai gambaran bahwa didunia ini banyak orang yang hidupnya tidak bahagia dan kesepian. Ia butuh teman. Lebih jauh lagi ia membutuhkan seorang sahabat.

Nah melalui media ini saya ingin menawarkan diri untuk menjadi sahabat Anda. Barangkali dengan kita bersilaturahim segala persoalan akan bisa terurai…Saya bukan manusia istimewa, saya adalah insan biasa yang ikhlas membuang waktu saya untuk mendengarkan Anda..Dan jangan kaget, sahabat saya dari berbagai kalangan.Usianya juga mulai dari anak-anak sampai nenek-nenek, he he maklum saya sendiri juga sudah nenek sih..Mudah-mudahan dengan ijin Allah kita bisa menjalin persahabatan diseluruh dunia, bukan hanya terbatas dengan teman dari Negara sendiri.

Saya akan sangat senang bila Anda mau bersahabat dengan saya. Namun saya tidak bisa berbahasa Inggris, kalau Anda ingin menghubungi saya lewat email saja. Kita akan bisa bertukar pikir, bertukar pengalaman, bertukar ilmu dan wawasan dari yang kita punya, asyik sekali bukan? Namun sebelumnya mohon maaf bila nantinya sebagai seorang sahabat bisa saja saya mengecewakan Anda, karena background pendidikan saya hanya Sekolah Menengah Atas, pernah kuliah di Universitas terbuka tapi tidak sampai selesai.Hobby saya menulis tapi tidak menjadi penulis, berkelana, diskusi,dan mendengarkan.

Insya Allah semoga kita bisa saling memberi manfaat dalam hidup ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s